Branding Kota Batam melalui Dimensi Multikultural

Ulani Yunus

Abstract


City Branding menjadi kekuatan bagi sebuah kota, apalagi di kota-kota Indonesia yang kental dengan budaya lokalnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan apa saja unsur city branding yang ada di kota Batam. Konsep yang digunakan disini adalah komunikasi multikultural dan city branding. Metode penelitian dilakukan adalah menggunakan paradigma post positivistic, yaitu realitas dikontruksi berdasarkan perspektif dari informan yang telah ditetapkan dengan kriteria tertentu. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara sumber dilengkapi dengan studi pustaka. Data yang didapat diolah dalam bentuk naratif dan menggunakan triangulasi metode. Hasil wawancara divalidasi dengan sumber pustaka.  Penelitian dilakukan pada tahun 2017 selama tiga bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi multi kultural yang ada di Kota Batam berlangsung harminos dan potensial dapat menjadi material untuk city branding walaupun  masih ada hambatan dalam menciptakan kota yang aman baik untuk tinggal maupun untuk investasi. Kesimpulan penelitian menyebutkan bahwa komunikasi multicultural berlangsung dalam pekerjaan dan kehidupan sehari-hari, mereka beinteraksi secara harmonis. kemudian city branding yang ada di Kota Batam ditandai oleh empat ikon yaitu: ikon alam dengan adanya Jembatan Barelang;  ikon bisnis atau business opportunities ditandai dengan jumlah tenaga di bidang industry dan jasa;  ikon kekuatan hubungan social penduduknya atau social bonding dengan adanya paguyuban berbagai etnik; ikon budaya melalui cultural activities, yang tergambar pada aktivitas di Mesjid Ceng Ho dan Vihara Buddha Maitreya. Ikon yang paling dominan adalah dimensi multikultural. Rekomendasi dari penelitian ini adalah agar ikon city branding memiliki integrasi satu sama lain sehingga menjadi top of mind sebagai kota yang menyenangkan untuk dikunjungi atau ditempati.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.25008/pknk.v1i1.112

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Prosiding Konferensi Nasional Komunikasi



 

 


Indexed by: 

Google Scholar             


View My Stats