Pencarian Informasi Kesehatan dan Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di Kota Banjar dan Kabupaten Majalengka - Jawa Barat

Atwar Bajari

Abstract


Sistem pemerintahan yang demokratis, menghendaki dukungan dari masyarakat, baik pada saat pembentukan pemerintahan, pelaksanaan roda penyelenggaraan pemerintahan dan pengawasan penyelenggaraan atau pelaksanaan. Masyarakat mengimbangi penyelenggaraan pemerintahan yang         dilaksanakan oleh eksekutif dan legislatif melalui tata cara yang berlaku dalam sistem pemerintahan itu sendiri. Pemerintah menetapkan berbagai program untuk meningkatkan kualitas kesehatan di Indonesia termasuk di Jawa Barat mulai program Asuransi untuk Keluarga Miskin (Askeskin) sampai dengan Jaminan  Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), berdasarkan hasil penelitian di beberapa provinsi program kesehatan berhasil meningkatkan IPM yang signifikan, hal ini agak berbeda dengan Provinsi Jawa Barat ternyata IPM nya tetap saja rendah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penyelesaian masalah pengentasan bidang kesehatan melalui pemetaan kebutuhan warga Jawa Barat terhadap kebutuhan informasi bidang kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah pertama menjelaskan pemangunan kesehatan di Jawa Barat secara kualitatif. Kedua, menjelaskan pandangan warga Jawa Barat terhadap penggunaan media untuk sosialisasi di bidang kesehatan. Ketiga menjelaskan  evaluasi warga Jawa Barat tentang  implementasi kebijakan program bidang kesehatan. Metode penelitian yang digunakan adalah survey deskriptif dan analisis data sekunder. Peneliian dilakukan di dua kabupaten di Jawa Barat dan meta-analisis terhadap dokumen laporan tahunan tentang pembangunan kesehatan di Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Pertama, pembangunan kesehatan di Jawa Barat masih memiliki berbagai kendala dalam mendukung peningktan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jawa Barat. Ketiga, pandangan warga Jawa Barat terhadap Penggunaan Media untuk Sosialisasi Bidang Kesehatan lebih banyak memberikan respon positif pada pelayanan langsung dlam bentuk forum atau kegiatan asyarakat. Sementara itu media yang mereka sukai untuk mencari informasi kesehatan adalah televise. Keempat, evaluasi Warga Jawa Barat terhadap Implementasi Kebijakan Program Bidang Kesehatan memiliki perbedaan yang siginifikan pada kedua wilayah.  Wilayah dengan IPM tinggi memberikan skor dengan mayoritas tinggi kepeda pemerintah dan implementasi kebijakan kesehatan. Sedangkan masyarakat pada wilayah dengan IPM rendah memberikan skor yang sedang terhadap hal itu.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.25008/pknk.v1i1.15

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Prosiding Konferensi Nasional Komunikasi



 

 


Indexed by: 

Google Scholar             


View My Stats