Alih Media Pengetahuan Tradisional dan Ekspresi Budaya Tradisional untuk Pengembangan Industri Kreatif di Kota Padang

Azwar Azwar, Ahmad Zakki Abdullah

Abstract


Penelitian ini menggali secara mendalam, persoalan-persoalan yang terjadi ketika menjadikan pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional sebagai sumber inspirasi untuk pengembangan industri kreatif, di Kota Padang, Sumatera Barat. Persoalan yang muncul ketika menjadikan pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional sebagai bahan baku industri kreatif adalah dilanggarnya hak-hak pencipta oleh kalangan industri. Persoalan lainnya ketika mengalih mediakan kebudayaan adalah terdegradasinya nilai-nilai yang ada di dalam kebudayaan tersebut. Untuk menganalisis persoalan ini, peneliti menggunakan teori kritis dalam Kajian Budaya, khususnya Mazhab Frankfurt, Jerman (Theodore W Adorno). Pandangan teori kritis selalu kelihatan pesimis memandang upaya menjadikan budaya tinggi sebagai bahan baku industri. Sementara itu pandangan lain muncul Amerika (Herbert J Gans)  yang melihat nilai-nilai positif ketika menarik budaya tinggi ke ranah industri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dimana peneliti akan menggali secara mendalam persoalan-persoalan pengalihmediaan manuskrip kuno melalui interprestasi data kepustakaan, wawancara dan diskusi terfokus.

Berdasarkan penelitian ini terungkap bahwa usaha alih wahana Pengetahuan Tradisional dan Ekspresi Budaya Tradisional selalu memiliki dua sisi yang berbeda, sisi positif dan negatif. Sisi negatifnya adalah terdegradasinya nilai-nilai budaya tersebut ketika dialihmediakan. Sementara dilihat dari sisi positifnya, kebudayaan itu dinamis, jadi dia memang harus melalui perubahan-perubahan yang selalu akan terjadi.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.25008/pknk.v1i1.16

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Prosiding Konferensi Nasional Komunikasi



 

 


Indexed by: 

Google Scholar             


View My Stats