Konstruksi Realitas Berita Kampanye Pilpres 2014 di Koran Pos Kupang dan Timor Espres
Abstract
Surat kabar lokal membentuk pemahaman pembaca tentang kampanye pemilihan umum (pemilu). Maka dapat ditanyakan apakah penyebarluasan informasi itu dapat dianggap sebagai refleksi dari aspirasi yang hidup dalam masyarakat? Hasil kajian menunjukkan, terdapat ideologi kapitalisme yang berada di balik wacana media dalam kemasan teks berita pencalonan Presiden RI tahun 2014 di Nusa Tenggara Timur. Peristiwa itu dikemas menjadi pertarungan antarkekuasaan dua kelompok calon presiden RI dalam hal ini Prabowo-Hata dan Jokowi-Jusuf Kalla. Jokowi dikemas dalam bingkai sebagai pemimpin yang santun dan merakyat. Jokowi dan Jusuf Kalla dikemas dalam bingkai bahwa mereka menampilkan cerita baru lewat karya-karyanya yang tidak hanya duduk di belakang meja, tetapi langsung terlibat dengan masyarakat. Kemasan citra pertarungan kekuasaan merupakan eksploitasi media yang merepresentasi para pemain di dalam media dan di luar media untuk memperoleh posisi kekuasaan yang strategis dalam struktur masyarakat.
Full Text:
PDFDOI: http://dx.doi.org/10.25008/pknk.v2i01.161
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2018 Prosiding Konferensi Nasional Komunikasi
Indexed by:
View My Stats




.png)