Pengaruh Tayangan Film “Guru Bangsa: Tjokroaminoto” terhadap Rasa Nasionalisme Siswa-Siswi SMUN 4 Depok
Abstract
Salah satu film yang berlatar perjuangan nasional adalah film “Guru Bangsa: Tjokroaminoto”, disutradarai Garin Nugroho. Bercerita tentang tokoh pioneer pergerakan modern Indonesia, Haji Oemar Said Tjokroaminoto (diperankan Reza Rahardian). Tjokro kecil melihat penderitaan pekerja-pekerja perkebunan kapas yang dianiaya oleh mandor-mandor Belanda. Tjokro kemudian terusik rasa kebangsaannya yang diperlihatkannya saat berdebat dengan salah seorang guru Belanda. Narasi agama Islam yang kuat tentang “hijrah” membentuk karakter dan kesadaran Tjokro terhadap posisi pribumi terhadap kolonial. Beranjak dewasa, Tjokro mulai memperlihatkan pelawanannya sebagai anak bangsa. Penelitian di laksanakan di Sekolah Menengah Umum Negeri (SMU N) 4 Depok, pada bulan November 2017. Desain penelitian berupa quasi experimental dengan kuesioner sebagai alat pengumpul data primer. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik acak sederhana (simple random sampling) dengan menbagi dua kelas yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan jumlah masing-masing 40 siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh film Guru Bangsa: Tjokroaminoto terhadap sikap nasionalisme remaja khusunya siswa-siswi SMU N 4 Depok. Data dianalisis secara deskritif. Untuk melihat sejauhmana situasi peubah dilihat dari peubah lainnya dilakukan dengan uji statistik melalui analisis Uji t dengan program SPSS 21,0 for windows. Hasil penelitian secara deskriptif menunjukkan bahwa pengaruh tayangan film Guru Bangsa: Tjokroamnoto Pengaruh film Guru Bangsa: Tjokroaminoto terhadap rasa nasionalisme remaja siswa-siswi SMUN 4 Depok, secara keseluruhan tinggi baik dari segi Nasionalisme Kemandirian Bangsa, Nasionalisme Agama, dan Nasionalisme Sekuler. Sementara penayangan film Guru Bangsa: Tjokroaminto terhadap rasa Nasionalisme Anti Agama (Komunis) rendah atuau tidak terdapat pengaruh. Terdapat perbedaan nyata pada rasa Nasionlaisme Kemandirian Bangs, Nasionalisme Agama dan Nasionalisme Sekuler, serta tidak ada perbedaan untuk aspek Nasionalisme Anti Agama (Komunis) antara siswa-siswi dalam kelompok eksperimen yang mendapat tayangan film Guru Bangsa: Tjokroaminoto dengan kelompok kontrol yang tidak mendapat tayangan film Guru Bangss: Tjokroaminoto. Secara umum faktor-faktor dalam film Guru Bangsa: Tjokroaminoto yang berpengaruh tinggi terhadap rasa nasionalisme remaja siswa-siswi SMU N 4 Depok adalah faktor Media dan aspek komunikan, sedangkan faktor karakteristik komunikator dan Isi Pesan dalam film Guru Bangsa: Tjokroaminoto berpengaruh rendah terhadap rasa nasionalsme remaja siswa-siswi SMUN 4 Depok.
Full Text:
PDFDOI: http://dx.doi.org/10.25008/pknk.v1i1.21
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2017 Prosiding Konferensi Nasional Komunikasi
Indexed by:
View My Stats




.png)